Detik jam terus berjalan
Terasa hari-hariku kelam
Tanpa hadir seseorang
Yang temani hati yang sedang gelap
Tanpa ada sinar yang meneranginya
Langit ikut menangis
Melihat diriku kini
Hanya seelai rumput dipadang pasir
Tanpa ada rumput-rumput yang laen temani
Ingin aku berkelana
Singgahi hati yang ada
Tapi hanya harapan yang tak pernah terwujud
Yang aku dapatkan
Beribu tahun beribu bulan beribu hari
Aku tak pernah mendapatkan
Seelai rumput yang bisa menemaniku seumur hidupku
Hanya kumbang yang aku dapat
Setelah ia bosan ia akan meninggalkanku
Seperti layaknya kulit tanpa kacarng
Aku mohon TUHAN berikanlah aku seelai rumput
Yang bisa menerima aku apa adanya
Dan bisa menemaniku sampai aku dijeput oleh utusanmu TUHAN
Terasa hari-hariku kelam
Tanpa hadir seseorang
Yang temani hati yang sedang gelap
Tanpa ada sinar yang meneranginya
Langit ikut menangis
Melihat diriku kini
Hanya seelai rumput dipadang pasir
Tanpa ada rumput-rumput yang laen temani
Ingin aku berkelana
Singgahi hati yang ada
Tapi hanya harapan yang tak pernah terwujud
Yang aku dapatkan
Beribu tahun beribu bulan beribu hari
Aku tak pernah mendapatkan
Seelai rumput yang bisa menemaniku seumur hidupku
Hanya kumbang yang aku dapat
Setelah ia bosan ia akan meninggalkanku
Seperti layaknya kulit tanpa kacarng
Aku mohon TUHAN berikanlah aku seelai rumput
Yang bisa menerima aku apa adanya
Dan bisa menemaniku sampai aku dijeput oleh utusanmu TUHAN
Karya : Aiiu Dayatnie